Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2 Raja raja 2:1-18


Selamat pagi semuanya☺️


Trima kasih bnyk Bapa utk berkat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami🙏


Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) 2 Raja raja 2:1-18, menceritakan bahwa 

sepuluh tahun lamanya Elisa mengikuti Elia dalam pelayananya sebagai nabi. Elisa yang senantiasa setia mengikuti Elia kemanapun pergi, bahkan hingga akhir langkah Elia yang terangkat ke sorga dengan kereta kuda berapi.

Hubungan Elia dan Elisa tidak lagi hanya sebatas guru dengan murid, namun jauh lebih dari situ, Elisa memperlihatkan kesetiaannya sudah seperti hubungan anak dan bapak. Hal ini terlihat melalui permintaan Elisa yang meminta dua bagian roh Elia. Sesuai dengan adat Yahudi, anak sulung berhak mendapat dua bagian warisan. Selanjutnya ketika Elia di bawa oleh kereta kuda berapi, Elisa berteriak, "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" 


Namun demikian, Elisa bukan hendak meminta harta, namun roh Elia sebagai seorang nabi dapat diterimanya. Permintaan Elisa untuk menerima dua bagian roh dari Elia tentu bukan hal yang mudah, sebagaimana dikatakan oleh Elia, “Yang kau minta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi." Sebab roh untuk bernubuat sebagai nabi bukanlah warisan yang dapat diturunkan, melainkan itu adalah pemberian Allah, dan Allah berhak memberikan karunia itu kepada siapa pun.  

Dari bacaan ini dapatlah kita melihat, bahwa ternyata permintaan dari Elisa itu dikabulkan oleh Tuhan, dan Elisa menjadi penerus pelayanan Elia sebagai seorang nabi.


Jika kita melihat bagaimana kesetiaan dan kesungguhan Elisa mengikuti Elia, kita akan teringat akan apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus tentang hamba yang setia “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar”


“Proses tidak akan menghianati hasil”demikianlah pepatah yang sering kita dengar. Kesetiaan dan kesungguhan Elisa mengikuti Elia tidaklah sia-sia. Keteguhan hati dan kesetiaan Elisa utk tetap setia melayani Tuhan, menjadi pelajaran berharga bagi kita..Komitmen utk setia mengikuti dan melayani Tuhan bukan tanpa masalah..Tantangan dari dalam diri sendiri, maupun dari luar..Kita membutuhkan komitmen yg kuat utk tetap setia pada panggilan  menjadi saksi Kristus dimanapun kita berada..Yang pasti kita mesti minta tuntunan Roh Kudus utk melengkapi kita melayani Tuhan bahkan  memahami dan melakukan kehendak Tuhan..Sama seperti Elisa meminta dua bagian roh Elia sebelum ia terangkat ke sorga..


Firman Tuhan menyapa dan  mengingatkan kita ttg komitmen dan kesetiaan kita sebagai pengikut Kristus. Seperti apa kesetiaan dan kesungguhan kita dalam mengikut Yesus. Apakah kita pengikut Yesus yang setia dalam pengajaran-Nya? Tanpa sadar seringkali kita menuntut kesetiaan, namun kita sendiri tidak dapat berlaku setia dan itu seringkali terlihat baik dalam sikap maupun tindakan kita, baik personal atau pribadi, maupun dalam kehidupan keluarga bahkan ditempat kerja dll..

Ada orang Kristen yang merindukan mujizat, berkat dan pertolongan Tuhan,namun tidak setia kepada Tuhan, tidak mau untuk di uji, di bentuk dan di proses oleh Tuhan. Tidak pernah lupa utk meminta berkat, namun melakukan firman Tuhan selalu lupa dan mungkin saja melupakannya. 

Karena itu, jadikan kesetiaan sebagai gaya hidup dan harus serius melakukannya sampai mati..

Teruslah setia mengajarkan hal hal yg benar karena kesetiaan kita akan berdampak positif bagi diri sendiri maupun sesama..

Kesetiaan kita untuk selalu mempercayakan diri pada Tuhan saatnya akan menghasilkan buah yang manis. Tuhan Yesus berfirman “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan” Kiranya Tuhan menolong kita untuk mampu menjadi hamba yang setia pada akhirnya.


Slmt beraktivitas..Tuhan Yesus sllu berkati setiap langkah, rencana dan keputusan kita hari ini dan selamanya..Shalom🙏☺️

Posting Komentar untuk "2 Raja raja 2:1-18"