Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wanita di Nikaragua Pilih Melahirkan Sendiri di Pantai, Ini Kisahnya



Medianetizen.my.id -Rekaman persalinan Josy Peukert viral berkat lokasinya yang tidak lazim yakni di tepi pantai Playa Majagual, Nikaragua.
Wanita berusia 27 tahun itu bukan melahirkan secara mendadak sehingga tidak sempat dibawa ke rumah sakit.Ia memang sengaja memiliki pantai yang berada di Samudera Pasifik itu untuk melahirkan anak laki-lakinya yang diberi nama Bodhi Amor Ocean pada Februari lalu.

Josy bahkan melahirkan tanpa didampingi oleh dokter maupun bidan namun hanya ditemani oleh suaminya, Benni Cornelius, yang merekam proses tersebut.

Ia mengaku terinspirasi melakukan free birth, yang artinya melahirkan tanpa bantuan itu, di laut karena ingin menunjukkan apa yang bisa dilakukan tubuh wanita secara alami, tanpa intervensi medis.

“Saya mendapat ide ini di kepala saya, saya ingin melahirkan di laut,” jelas Josy Peukert, yang sebelumnya sempat tinggal di Jerman.

“Selama berminggu-minggu saya memantau air pasang, jadi ketika waktu yang tepat bagi saya untuk melahirkan, saya tahu pantai akan aman bagi kami."

Tepat di tanggal 27 Februari, ia kemudian pergi ke pantai dengan hanya berbekal handuk, kain kasa, dan mangkuk dengan saringan untuk menangkap plasenta bayinya.

“Karena kondisinya tepat pada hari itu – itulah yang saya lakukan,” ujarnya.

Josy dan Benni juga sengaja tidak mencari tahu Hari Perkiraan Lahir (HPL) buah hatinya itu.

“Kami tidak memiliki tanggal jatuh tempo atau tenggat waktu bagi bayi untuk lahir, kami hanya percaya bahwa bayi kami akan lahir.”

Gelombang air laut di pantai disebutnya mengalir selaras dengan kontraksi yang dirasakannya, mempermudah proses kelahiran anaknya.

“Gelombang memiliki ritme yang sama dengan kontraksi, aliran halus itu membuat saya merasa sangat baik,” tambahnya, dikutip dari New York Post.

"Pasir vulkanik yang lembut di bawah saya mengingatkan saya bahwa tidak ada yang lain antara surga dan bumi hanya kehidupan."

Bayinya juga lahir dengan sehat dan lengkap tanpa suatu apapun, dengan berat 3,7 kilogram.

Anak bungsunya ini juga disebut jauh lebih tenang dibandingkan semua kakaknya, yang lahir dengan metode konvensional.

Ibu tujuh anak ini memilih metode free birth di pantai karena memiliki pengalaman traumatis dengan persalinan sebelumnya.

“Kelahiran pertama saya traumatis di klinik dan kelahiran kedua saya adalah kelahiran di rumah tetapi bidan yang hadir terlalu banyak," katanya lagi.

Pada kehamilan kali ini, ia sengaja tidak berkonsultasi sama sekali dengan dokter atau melakukan USG untuk memastikan kondisi janin maupun jenis kelaminnya.

Meski tidak lazim, Josy mengaku sangat puas dan bahagia dengan pengalaman melahirkannya yang unik itu, tidak ada kekhawatiran atau ketakutan apapun yang dirasakannya.

“Saya tidak takut atau khawatir untuk menyambut jiwa kecil baru ke dalam hidup kami, hanya saya, pasangan saya dan ombak. Itu indah," pungkasnya.

Video tersebut kemudian diunggahnya ke Instagram pada Februari lalu namun menjadi viral beberapa waktu belakangan.

Muncul berbagai pro kontra soal kejadian ini, termasuk yang mempertanyakan sanitasi dan keamanannya untuk bayi.

Pantai tersebut dianggap terlalu panas dan mungkin banyak kuman atau bakteri sehingga dapat berdampak buruk pada bayi.

Namun ada yang menilai jika pengalaman tersebut sebagai hal yang menakjubkan dan alami.


Sumber..Kompas.com
 

Post a Comment for "Wanita di Nikaragua Pilih Melahirkan Sendiri di Pantai, Ini Kisahnya"