Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jerit Tangis Keluarga di Makam Siswi MTS yang Meninggal, Di-bully 9 Teman saat Akan Salat Dzuhur


Seorang siswi MTs meninggal dunia usia jadi korban bully.

Peristiwa Siswi MTs meninggal dunia usai jadi korban bully teman sekolahnya itu terjadi di Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri Kotamobagu, Sulawesi Utara. 

Tak sedikit, ada 9 rekannya yang membully siswi MTs hingga meninggal dunia itu. Korban siswa berinisial BT (13) ini sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan Namun malangnya, nyawan sang anak tidak terselamatkan.

Isak tangis keluarga terdengar saat siswi MTS yang meninggal itu dimakamkan.

perawatan setelah mengeluh sakit di bagian perut.

Keluarga besar dan warga setempat yang memenuhi rumah duka menangis histeris tatkala jenazah BT dibawa ke dalam.

Hal yang sama juga terjadi saat pemakaman BT.

Kini video isak tangis keluarga korban tersebut telah beredar luas di media sosial salah satunya di @Rumpl_gosip.

Ibunda BT menangis tak kuasa hingga tergeletak di lantai rumah mengetahui anaknya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, BT tewas setelah dianiaya kesembilan teman sekolahnya sampai dipukul, BT juga diikat dan ditendang.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (15/6/2022), BT mengalami perundungan atau bullying pada Rabu, 8 Juni 2022.

Peristiwa itu terjadi saat BT berjalan hendak ke masjid sekolah untuk salat Zuhur.

Tiba-tiba ada temannya yang menutupi wajah korban menggunakan sajadah.

Saait itu, aksi perundungan tidak diketahui oleh pihak sekolah, hingga keesokan harinya korban mengalami sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Pobundayan Kotamobagu.

 "Kemudian dirujuk di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado, hingga korban meninggal dunia pada Minggu (12/6/2022)," kata Dewa. 

Post a Comment for "Jerit Tangis Keluarga di Makam Siswi MTS yang Meninggal, Di-bully 9 Teman saat Akan Salat Dzuhur"