Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Yesaya 43:1,

 Yesaya 43:1, “Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau hai Israel: “Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.”



“Jika hidupku adalah milik keinginan dagingku, maka seumur hidup aku akan terus terbelenggu – tapi syukur kepada Allah, aku adalah milik-Nya, digenggam-Nya hidupku dalam kasih karunia yang tak bisa kujumlahkan dalam angka.”


Seringkali, kita sangat suka berkata, “Aku adalah aku, hidupku adalah milikku, terserah padaku dengan apapun yang ingin kulakukan.” Lebih jauh lagi, hampir setiap hari kita dengan senang hati mengikatkan diri pada keinginan daging, menempatkannya di hati kita dan menyandingkannya dengan tempat dimana seharusnya hanya ada Allah saja. Namun, karena kesetian-Nya dan Dia mengetahui bahwa apa yang kita lakukan adalah kesalahan yang akan membawa kita pada jurang kebinasaan, maka Allah menunjukan seberapa besar Dia ingin memiliki hidup kita lebih dari keinginan daging itu melalui pribadi Sang Anak, yaitu Kristus.  


Peristiwa datangnya Yesus sebagai Manusia yang mati di kayu salib menggambarkan seberapa jauh Allah rela menempuh perjalanan untuk memenangkan hati kita. Dia mengejar kita dan melakukan segalanya agar menggapai kita. Bukan karena Dia egois, tapi karena Dia tahu hanya Dia tempat yang memberikan kita kehidupan sejati. Sebagai Allah yang Mahatahu, ia pasti tahu apa yang terjadi nantinya. Ia mengetahui bahwa Ia akan ditangkap, dihakimi dengan tidak adil, dipermalukan, dianiaya, dihina, dan pada akhirnya disalibkan.


Tapi Dia sudah melakukan segalanya agar Ia menemukan kita dan membawa kita kembali dalam dekap kasih-Nya, menjadi kepunyaan-Nya dalam persekutuan yang utuh tanpa jarak. 


#KatakataAlkitab

#BelajarAlkitab

#BelajarFirman

#GayaHidup

#BerjalanBersamaTuhan

#HidupYangMerdeka

Post a Comment for "Yesaya 43:1,"