Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kasih-Mu Membuatku Bergantung Penuh

 Santapan Harian

Kasih-Mu Membuatku Bergantung Penuh 

Yohanes 21:15-19 



Pernahkah kita bertanya kepada diri kita sendiri: "Apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan?" Mungkin kita tidak sulit menjawab pertanyaan tersebut karena setiap orang punya cerita sendiri tentang dirinya yang mengasihi Tuhan. Bahkan, jika telah mengalami hidup bersama-Nya, itu merupakan sesuatu yang sangat mudah.


Petrus dalam bacaan kita mengalami kesulitan untuk mengasihi Tuhan sehingga Yesus harus bertanya tentang kasih Petrus kepada Yesus (15-17). Hal ini berarti mengasihi Yesus tidak pernah ada dalam kesanggupan, pengalaman, dan pengetahuan manusia sendiri. Manusia harus menyadari dan bersandar penuh pada pengetahuan Allah. Karena Allah mengetahui segala sesuatu. Dua kali Yesus bertanya dengan menggunakan kata kasih yang dalam bahasa Yunani "agapao". Namun, Petrus hanya sanggup merespons dengan kasih yang dalam bahasa Yunani berasal dari kata "phileo", yaitu kasih antara seorang murid kepada gurunya. Itu sebabnya, pertanyaan Yesus yang ketiga kalinya tidak lagi menggunakan kata kasih yang sama, melainkan menggunakan kata "phileo" sebagaimana kesanggupan Petrus.


Kunci ketidakmampuan Petrus ada pada keterbatasan pengetahuannya akan kasih Tuhan. Petrus pernah dengan begitu yakin bergantung pada pengetahuannya sendiri bahwa ia tidak mungkin menyangkal Yesus, namun ia keliru. Itu sebabnya, kali ini Petrus mengatakan, "Tuhan, Engkau tahu". Hal ini menegaskan betapa kasih yang kita miliki tidak akan pernah sanggup diukur oleh pengetahuan kita sendiri.


Kalau selama ini kita menganggap bahwa kita lebih mengasihi Yesus daripada siapa pun, dan dengan yakin dapat berkata bahwa tidak akan pernah menyangkal Yesus, maka kita perlu sangat berhati-hati. Tuhan tahu seberapa kita mengasihi-Nya dan hanya Dialah yang mampu mengajar kita untuk mengasihi-Nya dengan kasih yang Ia kehendaki. Kita sungguh-sungguh bergantung penuh pada kasih dan kemurahan Allah yang memperbarui dan mendewasakan kasih kita. [JSH]


Disadur dari SANTAPAN HARIAN PERSEKUTUAN PEMBACA ALKITAB

Post a Comment for "Kasih-Mu Membuatku Bergantung Penuh"