Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati yang Terarah kepada Tuhan

 Santapan Harian

Hati yang Terarah kepada Tuhan 

Mazmur 119:33-48 


Uang merepresentasikan kekuatan, pengaruh, dan kesuksesan. Bagi sebagian orang, uang sudah menjadi seperti tuhan. Tidak dapat disangkal bahwa uang memang dapat memberikan banyak manfaat bagi kita. Uang mungkin bisa membeli kenyamanan dan keamanan, tetapi uang tidak dapat menyelamatkan nyawa kita. Hanya Tuhan yang sanggup menjaga serta memelihara hidup dan nyawa kita.



Dalam bagian ini pemazmur menyadari pentingnya harta surgawi daripada harta duniawi. Ia mengerti betapa besar daya tarik dunia ini sehingga dalam doanya ia memohon kepada Tuhan, agar Ia senantiasa menolongnya untuk memiliki hati yang selalu condong kepada firman-Nya (36). Sebab hanya dengan hati yang condong kepada firman Tuhan ia akan dimampukan untuk hidup setia kepada Tuhan.


Nas ini memperlihatkan tingkatan kerinduan pemazmur terhadap firman Tuhan (33-35), dimulai dengan ingin melihat, memohon untuk dibuat mengerti, dan ingin hidup menurut firman itu. Begitu kuatnya ia ingin hidup dalam firman hingga akhir hidupnya (33, 44). Ungkapan-ungkapan seperti "perlihatkanlah kepadaku", "teguhkanlah", "buatlah aku", "condongkanlah", "aku rindu", dan "aku hendak", menjadi gambaran bahwa pemazmur betul-betul mengarahkan hatinya dan seluruh hidupnya kepada firman Allah.


Lebih memilih untuk melakukan firman daripada memuaskan diri dengan harta duniawi seharusnya juga menjadi prinsip hidup kita sebagai seorang Kristen. Bukankah Tuhan pernah berkata bahwa harta surgawi tersimpan aman di surga, sedangkan harta duniawi akan rusak?


Oleh sebab itu, melakukan apa yang Tuhan inginkan seharusnya menjadi prioritas hidup kita. Sebab, ketika kita terus memikirkan bagaimana mencari laba dan segala yang bersifat materi duniawi, kita akan kehilangan yang lebih berharga, yaitu Tuhan. Kita tidak mungkin menjadi hamba dari dua tuan; karena itu, kita harus memilih. Materi memang dibutuhkan untuk menopang hidup, tetapi mengarahkan hati kepada Tuhan akan mendatangkan hidup. [STG]


Disadur dari SANTAPAN HARIAN PERSEKUTUAN PEMBACA ALKITAB

Posting Komentar untuk "Hati yang Terarah kepada Tuhan "